Cara Menemukan Kembaran Gaib Sedulur Pitu

17. March 2016 Dunia Mistik 0
Cara Menemukan Kembaran Gaib Sedulur Pitu

ilmu gaib

 

Seperti pada judul di atas memanglah tak sepupuler Sedulur Papat Limo Pancer, namun dalam wawasan budaya Jawa ada pula yang di kenal dengan Sedulur Pitu. Sedulur Pitu apa itu serta bagaimana caranya memberdayakanya.

” Kembaran diri ” atau saudara sejati atau dimaksud pengetahuan sejati yaitu adalah basis kemampuan pengetahuan Jawa. Sebagian spiritualis jawa menyampaikan, tokoh Indonesia masa moderen yang mempunyai pengetahuan sejati yaitu Bung Karno. Pengetahuan jawa begitu populer sampai luar negeri. Terlebih pengetahuan santet. Pengetahuan santet mempunyai kemampuan sihir yang dahsyat satu tingkat voodoo punya suku Indian di Amerika. Santet dapat dipatahkan oleh pengetahuan sedulur papat limo pancer.

 

Menjumpai saudara sejati ini berarti menjumpai kembaran diri yang ada didalam badan manusia. Dalam keyakinan orang-orang Jawa diakui ada kembaran diri didalam badan manusia, mereka sejumlah empat orang serta semua berwajah sama seperti kita, cuma saja mereka lebih bersih serta cerah, tak kumus-kumus seperti kita. Mereka menyatu didalam badan manusia serta berwujud jadi diri kita yang saat ini.

raja-pengasihan

hal semacam ini sudah jadi keyakinan orang-orang Jawa dengan cara turun temurun serta sudah jadi prasyarat paling utama dalam pelajari pengetahuan Jawa tingkat tinggi atau dimaksud pengetahuan kasepuhan (pengetahuan jawa tua). Jadi sebelumnya pelajari pengetahuan apa pun, seorang mesti dapat kuasai dahulu pengetahuan yang satu ini, yakni mengetahui jatidiri. Kemudian baru diijinkan kuasai pengetahuan yang lain. Pastinya anda dapat mengeruk bebrapa kemampuan alam yang tersimpan di alam gaib bila sudah kuasai pengetahuan tertua ini.

baca juga:

Inilah Kemistisan Malam Satu Suro yang Tak Terungkap

Sedulur 7 dalam falsafah mistik Jawa dipercaya menemani tiap-tiap segi mikrokosmos tiap-tiap manusia. Sebagai bentuk apreasiasi serta bangunkan pada Sedulur 7 ini yang pertama yaitu dengan upacara ruwat. Satu bentuk ritual laris pembersihan semua dosa yang pernah dikerjakan mulai kanak kanak hingga dewasa. Sedulur 7 dalam pandangan orang-orang Jawa dipercaya pernah aktif semasa manusia itu masihlah bayi, lantaran bayi itu belum tercemar dengan dosa yang kronis. Jadi sedulur 7 masihlah turut dengan cara gaib ngemong serta memberi perlindungan.

 

Namun lantaran bayi itu bertumbuh dewasa serta telah mengetahui dosa jadi gaib sedulur pitu bakal terthimpit oleh dosa hingga alami kekurangan serta tak aktif lagi. Jadi butuh pensucian dengan cara ruwat. Serta yang ke-2 sesudah diruwat mesti suguh, kramas lodo merang ketan hitam serta suguh kembang mawar, telon, melati, dengan doa spt tersebut :

 

Kemauan Ingsun Sesuguh Nggugah Sedulurku, Kakang Kawah, Adi Ari-Ari, Adi Rah, Adi Puser, Sedulurku Marlan Marti, tangio marang ragaku, jangkungen kanti temah slamet. Kanti panguasane Gusti Kang Murbehing Dumadi. Lantas menepuk dada samping kiri. Serta dengan iman menyampaikan (tangio marang ragaku 3 x).

 

Mengenai ruwat/penyucen yaitu : manusia mesti di mandikan tujuh air sumber yang ada di lokasi Jawa, bunga tujuh rupa, minyak tujuh bau, serta tujuh pengeling-eling yang diwedarkan oleh pemimpin ritual, untuk ngaweruhi pada intinya 7 hari Tuhan menyempurnakan ciptaannya, 7 gaib juga manusia terbentuk, bahkan juga 7 cakra mulia manusia terbekali kemampuan, serta 7 sedulur gaib manusia terproteksi, 7 mantra jawa manusia bakal lihat gaib, 7 hari manusia bakal melakukan saat (senin s/d minggu) 7 patrap manusia bakal alami kasampurnan.

buka-aura-tempat

Langkah Ruwatnya yaitu mandi air 7 sumber digabung bunga 7 rupa serta setetes minyak 7 bau dengan niatan “Sun lelaku penyucen kanggo ragaku, jiwoku lan sukmoku kersaning Gusti Kang Murbeng Dumadi” lantas mandi jam 12 malam. Tiap-tiap air sumber bakal memiliki rasa yang berbeda ditubuh kita. Tersebut langkah simpel mengenai ruwat.

 

Artikel Menarik Lainnya!

Inilah Fakta Tersembunyi Mengenai Khodam

 

Laris ritual ruwat di atas dipercaya dengan cara automatis akan tiba 7 penjuru khodam tanah Jawa, satu diantaranya Sabdo Palon Noyo Genggong yang berjanji bakal menghidupkan manusia Jawa dengan mendatangi spiritual-spiritual Jawa. Lantaran dalam mitologi Jawa sosok yang saya katakan di atas termasuk juga yang menjaga tanah serta gunung ditanah Jawa. Dipercaya juga saat kita lakukan laris panyucen ruwat kita bakal tahu tandanya keberadaannya. Untuk sesaat ini dahulu, pada saat yang lain serta peluang yang baik bakal saya sambung tulisan ini tentang ritual panyucen yang dapat kerjakan sendiri. Mudah-mudahan tulisan singkat ini memberi wawasan buat kita sekalian, serta sekurang-kurangnya untuk diri saya pribadi sebagai bentuk sumbangsih khasanah budaya yang masihlah ada atau pernah ada di sekitar kita. Jawa pada terutama.