Cara Mendeteksi Benda Pusaka Bertuah

23. March 2016 benda pusaka 0
Cara Mendeteksi Benda Pusaka Bertuah

batu kecubung asihan bertuah

Benda pusaka berisi energi mempunyai nama lain benda “bertuah”. Hingga selanjutnya, kata berikut yang paling “umum” serta terkenal oleh orang-orang.

 

Pertama serta yang paling mendasar, benda-benda pada dianya itu bebas nilai. Ia ada serta keberadaannya obyektif. Sesaat yang berikan muatan nilai yaitu manusia, sebagai sosok sang penilai. Dalam soal ini sesungguhnya dapat juga diperdebatkan, tetapi saya batasi dengan kalimat ini untuk lalu kelak dapat pikirkan berbarengan. Contoh : “celurit tetaplah celurit. ” Substansinya ya celurit. Obyektif berarti kita semuanya dapat lihat celurit berbarengan tanpa ada beralih substansinya.

Ke-2, manusia sebagai sang penilailah yang berikan makna, arti, manfaat yang sesuai dengan kenyataan, aspek serta perannya semasing. Lantaran manusia yang berikan penilaian jadi benda dapat bermuatan subyektif. Celurit untuk saya adalah benda yang berguna untuk membabat rumput yang liar tumbuh di halaman. Untuk polisi yang menyelidiki masalah pembunuhan, diketemukannya celurit yang bersimbah darah bakal jadi tanda bukti yang mempunyai nilai tinggi di pengadilan. Untuk orangtua, celurit yaitu benda beresiko yang perlu dijauhkan dari anak-anak.

 

Apakah itu benda bertuah dengan kata lain “berenergi” itu?

Benda bertuah yaitu benda yang telah di beri muatan nilai spesifik oleh seorang, nilai itu dapat berbentuk “kesaktian”, “kemanfaatan”, “keberkahan” dan sebagainya. Sifatnya terang subyektif bergantung pada kepercayaan serta pengalaman seorang bersinggungan dengan nilai-nilai itu.

Ada yang menjawab kalau benda disebutkan bertuah apabila mempunyai daya spesifik. Tolok ukur yang eksak umpamanya yakni pojok tinjau pengetahuan fisika. Kalau tiap-tiap benda mempunyai kerapatan atom, daya serta massa spesifik yang tidak sama hingga materi benda dapat diukur dengan alat ukur spesifik. Yang pasti, apabila benda telah di beri muatan nilai bakal mempunyai nilai subyektivitas spesifik.

Benda apa pun itu, tentu mempunyai satu “energi spiritual” spesifik. Benda spesifik bakal mempunyai keterlibatan dengan histori hidup seorang. Waktu lihat satu cincin kawin yang melingkar di jari kerabat umpamanya, yang seringkali terkadi ingatan segera melayang pada pertama kalinya melamar pasangan hidupnya. Juga perihal. waktu lihat keris, ingatan dengan cara tak sadar segera melayang pada bagaimana hebatnya empu nenek moyang kita berjuang mati-matian untuk bikin benda cagar budaya itu.

Daya spiritual yang menempel pada benda-benda oleh karena itu dapat dideteksi dengan pelajari latarbelakang ‘ada’-nya benda itu. Itu penyebabnya tombak kyai Pleret yang tersimpan di Kraton Yogyakarta diakui “sangat bertuah” lantaran mempunyai histori yang panjang. Atau Keris Kyai Sengkelat, atau yang lain dan sebagainya.

Pelajari kisah atau histori satu benda terang membutuhkan ilmu dan pengetahuan umpamanya arkeologi, pengetahuan histori dan sebagainya. Pengetahuan yang sekian yaitu hasil dari olah fikir beberapa sarjana yang gentur membaca buku rujukan serta pada akhirnya mempunyai keluasan pengetahuan mengenai histori suatu hal.

Tetapi, kita tak tutup mata karenanya ada pengetahuan batiniah untuk menerawang benda-benda bertuah ini. Pengetahuan batiniah yaitu satu kenyataan yang ada di orang-orang serta sampai saat ini masihlah lestari. Ini yaitu budaya spiritual nusantara Indonesia yang adiluhung. Kita tak bisa tutup mata dengan berasumsi budaya asing lebih bernilai. Menghormati budaya asing dianjurkan, tetapi lebih mulia lagi juga menghormati budaya nenek moyang.

 

baca juga:

Manfaat Ini yang Anda Dapatkan Ketika Meditasi

 

Nah, di bawah ini tekhnik atau langkah dari pengalaman beberapa leluhur kita dahulu untuk mendeteksi apakah satu benda itu bertuah atau tak. Benda yang diakui “bertuah” banyak wujudnya. Umpamanya cincin berakik yang digunakan sebagai jimat, keris serta senjata tradisional lain yang digunakan sebagai piandel (pegangan), beragam type bebatuan alami.

Berkaitan dengan masalah bahan alamiah termasuk juga unsure batu0batuan, umumnya memiliki kandungan unsur bio elektrik spesifik yang memanglah dapat digunakan sebagai alat kesehatan. Ada benda-benda yang memiliki kandungan unsur magnet alam hingga berguna untuk membuat lancar peredaran darah dsb. Sedang langkah mendeteksi benda-benda itu sesungguhnya ada beragam langkah, namun yang paling umum yaitu dengan jalan memaksimalkan peran batin kita. Batin sebenarnya terkecuali dapat untuk di ajak mengetahui beberapa hal gaib juga dapat mengetahui nilai esoteris dari benda-benda. Langkah yang seperti saya maksud diatas serta paling umum dikerjakan umumnya seperti berikut :

aura-pesona

Mengetahui benda bertuah
• Lihatlah dengan jeli benda itu.
• Pakai atau pegang benda itu pelan-pelan saja.
• Bukalah mata “batin” yang intuitif, serta kenali apa yang ada didalam benda yang kita anggap diisi itu.. Rasakan daya batin apa yang muncul…dingin, panas, damai, kisruh, celaka, harapan, kasih sayang…dan seterusnya… Benda tentu pancarkan histori spesifik. Ia merekam serta menyerap satu sebagian kenyataan serta kisah histori yang panjang. Ingat benda yaitu saksi bisu yang dapat “bicara” yakni bhs alam.

• Benda bertuah dapat menghadirkan dampak negatif yg tidak kita sadari. Ini dapat akibat daya alamiah benda itu, tetapi juga tingkah “sesuatu” yang metafisis.
• Lebih dalam lagi, apabila merasa ada “sesuatu” didalam benda itu jadi kerjakan selalu pendeteksian. “Sesuatu” yang saya maksud yaitu makhluk halus. (Makhluk ini dapat menghadirkan perasaan.

• Bila pendeteksian belum sukses, jadi bisa memakai langkah tersebut : Tempatkan benda bertuah tadi dibawah bantal serta mohonkan pada Tuhan supaya sudi untuk memberi info berkaitan benda itu. Makhluk halus umumnya nampak dalam kondisi bawah sadar.
• Bila kerabat dapat berkomunikasi dengan makhluk halus “penunggu” benda itu semakin lebih baik. Panjenengan dapat sharing kebijaksanaan, serta mengajaknya untuk mengungkapkan mengapa dia setia menunggui benda itu dan sebagainya.